You are here
Cyrus: Responden Setuju Jokowi Ajak Gabung Prabowo Nasional 

Cyrus: Responden Setuju Jokowi Ajak Gabung Prabowo

topmetro.news – Lembaga Survei Cyrus Network merilis hasil temuan survei nasional persepsi publik dalam penyelenggaraan Pileg dan Pilpres 2019 serta rekonsiliasi nasional.

Dari survei yang digelar sejak 22 hingga 28 Juli 2019 ini, sekitar 63 persen responden mengapresiasi pertemuan yang dilakukan Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto pada awal Juli lalu. Jokowi yang berpasangan dengan Ma’ruf Amin adalah pemenang Pilpres 2019. Rival mereka adalah Prabowo Subianto yang berpasangan dengan Sandiaga Uno.

“Sebanyak 63 persen publik menganggap itu merupakan langkah untuk rekonsiliasi bangsa. Dan bukan untuk sekadar bagi-bagi kekuasaan atau jabatan,” kata Managing Director Cyrus Network Eko Dafid Alfianto di Ashley Hotel, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Jumat (9/8/2019).

Dalam rilis survei itu dijabarkan, 57,5 responden yakin pertemuan yang digelar pada 13 Juli itu dilakukan untuk tujuan rekonsiliasi nasional dan persatuan. Sementara sebanyak 9,2 responden menyebut pertemuan dua tokoh ini bertujuan negosiasi dan bagi-bagi jabatan serta kekuasaan.

“Sisanya sebanyak 3,3 responden menyebut ketidakkonsistenan dalam perjuangan. Dan sebanyak 28,9 responden tidak mau menjawab,” ujar Eko.

Cyrus Network juga menemukan, sebanyak 42,8 responden setuju andai Jokowi mengajak Prabowo bergabung dalam pemerintahan. “Hanya ada 22,3 persen yang menyebut Prabowo tak perlu diajak (dalam pemerintahan). Disanya tidak mau menjawab,” kata Eko.

Publik Lelah

Eko menyebut sebagian besar publik dari hasil survei itu dinilai merasa lelah dengan pembelahan politik hingga fragmentasi sosial yang timbul akibat kompetisi dalam politik sepanjang 2018-2019 ini.

“Sepertinya memang publik sudah lelah dengan fragmentasi politik ini,” kata dia.

Tak hanya itu. Dalam survei ini Eko mengatakan ada temuan soal penerimaan publik yang tinggi agar partai politik pengusung Prabowo-Sandi di Pilpres bergabung dalam Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf.

Dalam temuan itu ada sekitar 43 hingga 51 persen publik yang menyarankan agar partai Gerindra, PAN, Demokrat, dan PKS bergabung ke dalam Pemerintahan Jokowi.

“Sementara hanya 21-27 persen publik yang menyarankan partai tersebut tetap sebagai oposisi saja,” kata Eko.

BACA | Gerindra Ungkap Ada Penumpang Gelap Pengaruhi Prabowo

Cyrus Network menggelar survei Nasional Pascapemilu pada 22-28 Juli 2019. Survei ini mengambil sampel sebanyak 1.230 responden dari 34 provinsi di Indonesia. Tingkat kepercayaan survei ini sebesar 95 persen dengan margin of error sebesar kurang lebih 3 persen.

sumber | CNN Indonesia

134 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment