You are here
Dewi Tanjung Polisikan Novel Baswedan: ”Penyiraman Air Keras, Rekayasa!” Nasional Tokoh 

Dewi Tanjung Polisikan Novel Baswedan: ”Penyiraman Air Keras, Rekayasa!”

topmetro.news – Penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan diyakini penuh rekayasa. Tak pelak lagi, penyidik KPK itu dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh orang yang bernama Dewi Ambarwati alias Dewi Tanjung. Laporan ini dilayangkan lantaran Dewi tanjung yakin penyiraman air keras benar-benar rekayasa.

artikel untuk Anda | UNTUNG ADA TNI, BERSAMA MASYARAKAT, NKRI UTUH TERJAGA

“Saya melaporkan Novel Baswedan terkait dugaan rekayasa penyiraman air keras,” kata Dewi kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Penyiraman Air Keras Penuh Kejanggalan

Dia mengaku terpaksa melaporkan Novel (Baswedan) karena ada beberapa hal yang dianggap janggal, baik dari rekaman CCTV, bentuk luka, hingga perban di kepala.

“Saya orang seni, saya juga biasa beradegan. Kalau orang sakit tersiram air panas reaksinya tidak berdiri, tapi akan terduduk jatuh terguling-guling. Itu yang saya pelajari dan tidak ada di situ (tidak dipraktikkan Novel),”jelas Dewi.

Dewi menyebut, seharusnya Novel menyiramkan air mineral usai disiram air keras untuk menetralisir air keras itu, namun tidak dilakukan Novel.

Mata Novel tak Diperban

Kejanggalan lain yakni tak ada luka di kulit sekitar mata Novel. Saat di rumah sakit, mata Novel juga tidak diperban, hanya wajahnya saja.

“Faktanya kulit Novel kan enggak apa-apa, hanya matanya,” ujarnya sebagaimana disiarkan pojoksatu.

Dewi melaporkan Novel dengan Pasal tentang penyebaran berita bohong melalui media elektronik. Laporan polisi itu tertuang pada nomor LP/7171/XI/2019/PMJ/Dit. Krimsus.

Pasal yang dikenakan yakni Pasal 26 ayat (2) Juncto Pasal 45 A Ayat (2) UU 19/2016 tentang ITE dan atau Pasal 14 A ayat 1 UU 1/1946 tentang peraturan hukum pidana.

baca berita terkait | POLISI AKAN PERIKSA NOVEL BASWEDAN SETELAH PULANG KE JAKARTA

Seperti diwartakan TOPMETRO.NEWS sebelumnya Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) hingga kekinian belum bisa meminta keterangan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, yang menjadi korban penyiraman air keras oleh orang misterius beberapa waktu lalu.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, penyidik baru akan meminta keterangan Novel setelah yang bersangkutan kembali ke Jakarta.

sumber | pojoksatu

1.487 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment