You are here
Digauli Ayah Tiri, Bocah 10 Tahun Sering Murung dan Trauma Daerah Komunitas 

Digauli Ayah Tiri, Bocah 10 Tahun Sering Murung dan Trauma

TOPMETRO.NEWS – Digauli ayah tiri, menyebabkan bocah usia 10 tahun ini mengalami trauma mendalam. Tidak itu saja, dia malah lebih sering terlihat murung seolah melamun. Sang ibu berinisial R di Kecamatan Kandis, Siak, Riau sepertinya harus membayar mahal untuk pemulihan psikologis anaknya akibat kekerasan seksual yang dilakoni suaminya (red, ayah tiri korban).

Digauli Ayah Tiri, Ibu Lapor Polisi

Sebagaimana dilaporkan go riau, pria berinisial JN yang belum lama menikahinya secara siri ini berprilaku sangat bejat dan jauh dari figur seorang ayah dengan menggauli anak perempuannya yang masih berusia 10 tahun.

artikel untuk Anda | UNTUNG ADA TNI, BERSAMA MASYARAKAT, NKRI UTUH TERJAGA

“Wanita ini melaporkan suami sirinya ke Polsek Kandis, Jumat (6/12/2019) karena sudah berbuat tak senonoh dengan putrinya yang masih sangat polos,” kata Kompol Indra Rusdi, Sabtu (7/12/2019).

Ibu Curiga Anaknya Sering Murung

Pencabulan pelaku terhadap korban mulai terkuak saat ibu korban curiga melihat anak gadisnya sering murung dan seperti menyimpan rasa takut dari peristiwa yang dialaminya.

“Pelapor mendesak anaknya untuk bercerita apa yang terjadi, hingga dia kaget mendengar penjelasan dari anaknya. Pelapor tak menyangka pelaku yang merupakan suami sirinya ini tegas menodai putrinya layaknya wanita dewasa,” ujar Kapolsek.

Saat Ditangkap, Pelaku tak Melawan

Pelaku melakukan perbuatan bejatnya di Perumahan Damar Indah, Kandis saat korban sedang tidur di kamarnya. Tanpa ragu dan memikirkan dampaknya, pelaku yang dipenuhi nafsu ini ‘menggagahi’ anak tirinya layaknya hubungan suami istri.

“Dari laporan ibu korban, kita langsung tangkap pelaku. Saat ditangkap pun pelaku juga tidak ada perlawanan dan mengakui perbuatannya,” tambah Kapolsek.

baca juga | GAGAL PERKOSA TEMAN, PEMUDA INI DICIDUK POLISI

Seperti diwartakan TOPMETRO.NEWS sebelumnya, gagal perkosa teman, seorang pemuda berinisial RR alias Rivan (18) diciduk di rumah orangtuanya. Pelaku RR alias Rivan tak berkutik setelah polisi ‘menjemput’ dirinya di Desa Tawaang, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara oleh tim Lipan Polsek Malalayang. Dia diciduk atas dasar laporan percobaan pemerkosaan.

sumber | go riau

393 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment