You are here
Kasus Air Minum SMS: Konsumen Diduga Tertipu Selama 16 Tahun Daerah Kesehatan 

Kasus Air Minum SMS: Konsumen Diduga Tertipu Selama 16 Tahun

Advertisement

Topmetro.News – Kasus air minum SMS mencuat ke permukaan. Polda Sumatera Barat akhirnya menyegel pabrik air minum SMS (Sumber Minuman Sehat) di Kabupaten Padang Pariaman dan gudangnya di kawasan Pondok, Kota Padang, Rabu (6/11/2019) lalu. Pihak air minum SMS diduga melanggar Undang-undang Pangan dan Undang-undang Perlindungan Konsumen (UUPK) terkait sumber mata air di kemasan produk mereka.

Air Minum SMS dari Mata Air Gunung Singgalang?

Kombes Juda Nusa Putra, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Sumbar, seperti disiarkan JPNN menerangkan di label yang ada di produk mereka tertulis sumber mata air mereka berasal dari mata air Gunung Singgalang, tetapi setelah diselidiki ternyata sumber mata air mereka berasal dari PDAM Padang Pariaman yang sumbernya dari Lubuk Bonta.

Diinvestigasi Selama Sebulan

Dia mengatakan pihaknya telah menginvestigasi selama sebulan terkait persoalan ini dan penyelidikan ini berawal dari laporan masyarakat.

artikel untuk Anda | UNTUNG ADA TNI, BERSAMA MASYARAKAT, NKRI UTUH TERJAGA

Sejumlah saksi maupun ahli terkait dugaan perkara yang disangkakan kepada perusahaan itu telah dipanggil.

Menurut polisi, untuk penetapan status tersangka terhadap pemilik perusahaan atas nama Soehinto Sadikin masih proses.

“Kami sudah mintai keterangan dari Soehinto sebagai direktur di perusahaan. Selama ini masyarakat mengetahui kalau air ini berasal dari pegunungan, tetapi kenyataannya air PDAM dan diduga hal ini ini sudah berlangsung sejak 2003 lalu,” katanya.

Terancam 4 Tahun Penjara

Polda Sumbar juga telah meminta keterangan ahli bahasa, terkait label yang dipakai di air mineral dalam kemasan SMS itu.

Dia mengatakan pelaku akan disangkakan pasal 144 jo pasal 100 ayat (2) Undang-undang Pangan nomor 18 tahun 2012 dan pasal 62 ayat 1 juncto pasal 8 ayat 1 huruf d Undang-undang nomor 8 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman pidana kurungan di atas 5 tahun.

baca juga | WANITA INI MINUM DARI MATA AIR, LINTAH HIDUP DI TENGGOROKAN

Seperti diwartakan Topmetro.News sebelumnya, lantaran minum dari mata air, seorang wanita bernama Wang asal Guiyang, Tiongkok mengeluh. Pasalnya ada sesuatu yang bergerak-gerak dan hidup di tenggorokannya. Setelah itu, hal yang dialami kemudian diikuti dengan batuk berdarah. Tak pelak lagi, untuk memastikan hal itu, dia pun ke dokter.

Setelah Dokter melakukan tindakan bronkoskopi, yaitu memasukkan kamera mikroskopis ke dalam tenggorokannya, hal mengejutkan terlihat. Ya, ada lintah berukuran 3 cm masih menggeliat dan hidup di tenggorokan Wang.

Tak mau menunggu lama, dokter pun segera bertindak untuk mengeluarkan binatang lintah itu.

Perawat mengatakan makhluk itu menempel erat pada dinding trakea Wang dan jika dilepas paksa bisa berisiko menyebabkan cedera.

dr Yao Hongmei, dokter yang menanganinya memutuskan untuk membekukan lintah itu dengan semprotan pembeku karbon dioksida, sehingga bagian tubuh lintah bisa dilepaskan dari dinding trakea Wang.

sumber | jpnn

646 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment