Dinas PUTR Rapat Lanjutan Pembahasan Tabel ITBX dan Pola Ruang Penyusunan RDTR

Dinas PUTR (Pekerjaan Umum dan Tata Ruang) Samosir menggelar rapat lanjutan pembahasan Tabel ITBX dan Pola Ruang Penyusunan RDTR Wilayah Perencanaan Simanindo dan Wilayah Perencanaan Onanrunggu.

topmetro.news – Dinas PUTR (Pekerjaan Umum dan Tata Ruang) Samosir menggelar rapat lanjutan pembahasan Tabel ITBX dan Pola Ruang Penyusunan RDTR Wilayah Perencanaan Simanindo dan Wilayah Perencanaan Onanrunggu.

Rapat berlangsung di Hotel Thyesza Desa Unjur Kecamatan Simanindo, Senin (11/12/2023).

Rapat tersebut dibuka oleh Bupati Samosir yang diwakili oleh Kadis PMPTSP Pilippi Simarmata didampingi Kepala Bidang Tata Ruang Anthony Silalahi.

Peserta rapat berasal dari OPD teknis. Di antaranya, Bappeda Litbang, Dinas PUTR, Lingkungan Hidup, BPBD, Ketapang dan Pertanian, Perhubungan, Kebudayaan dan Pariwisata, Kopnakerindag, Kominfo, Dinas PMPTSP Samosir. Juga, Camat Onanrunggu, Camat Simanindo. Lalu ada Tim Penyusun Rencana Tata Ruang dan Tim Pengelola Data Survey dan Pengukuran.

Dalam rapat ini juga bergabung melalui daring, Tim Konsultan dari Kementerian ATR. Yakni Rizky Arimazona, Rossa Adillah, dan Dito Alfian.

Kadis PMPTSP Pilippi Simarmata dalam sambutannya menyampaikan, bahwa rapat ini merupakan pertemuan yang terakhir dalam pembahasan Tabel ITBX dan Pola Ruang Penyusunan RDTR WP Simanindo dan Onanrunggu.

Kata Pilippi, di tengah era pembangunan dewasa ini, Kabupaten Samosir sebagai destinasi pariwisata superprioritas harus ikut berbenah. Aktivitas dan pembangunan yang tidak terbatas harus sesuai dan selaras dengan kondisi daya dukung dan daya tampung lingkungan terhadap pemanfaatan ruang yang terbatas.

“Pemerintah sebagai penentu arah kebijakan pembangunan harus mampu menganalisa dan merealisasikan ruang yang aman dan nyaman, produktif dan berkelanjutan. Serta menyusun detail rencana tata ruang sebagai navigasi untuk mendaratnya investasi yang sehat,” tutur Pilippi.

Melalui kegiatan ini diharapkan rencana tata ruang yang akan ditetapkan nantinya, merupakan kebijakan yang mewujudkan Samosir yang unggul dan bersinar. Serta tentunya tidak menjadi penghambat bagi masuknya investasi ke Samosir.

sumber | RELIS

Related posts

Leave a Comment