You are here
Andar Situmorang: Polisi Harus Tahan Vanessa dan 45 WTS Terdaftar Nasional 

Andar Situmorang: Polisi Harus Tahan Vanessa dan 45 WTS Terdaftar

topmetro.news – Prostitusi artis makin jadi pembahasan, termasuk oleh Direktur Eksekutif Goverment Again Coruption and Discrimination (GACD) Andar Situmorang, yang mendesak pihak kepolisian menahan Vanessa Angel. Selain itu, dia juga mendesak, agar semua nama yang ada dalam daftar segera dibuka dan dilakukan penahanan apabila cukup bukti.

Hal ini disampaikan pengacara berdomisili di Jakarta ini kepada topmetro.news, Selasa (8//1/2019), menyikapi terungkapnya kasus prostitusi melibatkan artis ini.

Ungkap Prostitusi Artis

Soal desakan agar Vanessa Angel ditahan, menurut Andar itu sangat penting, karena diyakininya, posisi artis tersebut dalam kasus ini sangat penting. “Dia saya yakini adalah otak prostitusi. Buktinya dia yang bagi uang fee ke pelaku markus 20 persen. Polri jangan terkecoh, harus profesional,” katanya.

“Polisi harus memeriksa Vanessa dan kawan-kawannya yang otak prostitusi. Polisi harus menahan Vanessa yang saya yakini adalah otak mucikari. Dan semua 45 nama nama WTS diduga pelaku prostitusi tersebut hatus diungkap dan ditahan. Saya selaku narasumber pakar pidana, bertanggung jawab dengan pernyataan ini,” sambung Andar.

Ketika dipertegas soal markus, apakah itu maksudnya sebagai makelar kasus untuk kasus dugaan seks, Andar membenarkan. “Dia otak. Dia yang dapat duit dan dari tangan dia yang bagi duit ke markus seks. Selanjutnya dia sudah kenal sama pembeli seks,” katanya.

“Buktinya waktu ditangkap, dia malu tutup muka. Keluar dari kantor polisi, senyam-senyum. Jangan-jangan akan dagang seks lagi, karena polisi ternyata tidak menahanya. Ini Vanessa yang buka lapak seks di kamar hotel. Jadi polisi harus menahan Vanessa dan 45 nama dalam daftar. Dia punya daftar dagangan 45 artis dan 200 model, semuanya WTS,” kata Andar lagi.

“Dipesan via online langsung ke pedagang seks. Vanessa bertindak jadi mucikari dirinya, sekaligus pedagang seks yang buka lapak di kamar hotel. Si pembeli juga harus diperiksa polisi. Biar jangan kebiasaan,” masih lanjut Andar.

BACA JUGA: Raba Kemaluan Tetangga, Toke Ayam Ini Diadukan ke Polisi

45 Artis dan 100 Model

Sementara itu, polisi memastikan mucikari, yang menyediakan prostitusi artis di Surabaya memiliki jaringan besar. Mereka diketahui mulai aktif sejak 2017. Polisi menyebut mucikari Vanessa Angel dan Avril Shaqilla merupakan bagian dari jaringan besar sindikat prostitusi online.

Dari hasil penyelidikan polisi ada 45 artis dan 100 model majalah dewasa dalam jaringan ini. Mereka melayani pelanggan dari seluruh daerah bahkan hingga ke luar negeri.

reporter: Jeremi Taran

479 kali dibaca

Berita Lainnya

Leave a Comment