You are here
Mahasiswi USU Dirampok dan Nyaris Dicabuli Pemuda Asal Nias Kota Medan 

Mahasiswi USU Dirampok dan Nyaris Dicabuli Pemuda Asal Nias

TOPMETRO.NEWS  – Dengan wajah galau korban yang berinisial RP (20) mahasiswi USU mendatangi Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Sunggal guna melaporkan aksi pencurian dan pencabulan yang dilakukan oleh Ope (21) warga asal Nias.

Ditemani keluarganya, korban menceritakan kejadian yang dialaminya kepada petugas SPKT Polsek Sunggal. Gadis asal Sibolga ini telah menjadi korban perampokan dan pencabulan yang dilakukan oleh Ope, Minggu (19/3) dinihari, sekitar pukul 03.00 WIB.

“Pelaku baru dua minggu menumpang tinggal di kos-kosan milik temannya Romy (21) di Jalan Abdul Hakim Pasar I Padang Bulan Gang Susuk V yang bersebelahan dengan tempat kos ku,” ujar rekan korban yang diketahui bernama Silvya saat di Polsek Sunggal.

Menurut penjelasan Silvya, korban pulang ke kamarnya sekitar pukul 03.00 WIB. Saat korban tidur pulas, tiba-tiba saja dikejutkan dengan suara berisik sepertia ada orang yang sedang mengobrak-abrik seisi kamarnya. Kemungkinan pelaku masuk kedalam kos-kosan korban saat korban sedang berada diluar.

Mengetahui korban terbangun, pelaku mencoba bersembunyi di kamar mandi. Ternyata persembunyian pelaku di ketahui oleh korban dan spontan menjerit. Mendengar jeritan korbannya, pelaku pun langsung menutup wajah dan mulut korban. Karena korban masih meronta membuat pelaku gugup dan menodongkan pisau ke leher korban agar korban tidak lagi berteriak. “Kau pilih mati atau diam,” ungkap Silvya menirukan ucapan pelaku kepada korban RP.

Merasa nyawanya terancam, korban pun hanya bisa pasrah ketika pelaku mengambil barang berharga milik korban yakni satu unit HP merek Samsung J1 dan uang Rp150 ribu miliknya. “Yang diambilnya Hp sama uang Rp150 ribu bang,” ucap Silvya.

Tidak hanya itu, pelaku pun diduga sempat melakukan percobaan pencabulan terhadap korban dengan cara memeluk korban.

Begitu mendapat laporan dari korban, personil unit Reskrim Polsek Sunggal langsung bergerak cepat dan mencari pelaku. Alhasil, tak sampai 24 jam pelaku berhasil ditangkap dari tempat pesembunyiannya, Minggu (19/3) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kepada polisi pelaku Ope mengaku masuk ke dalam kamar kos korban karena ingin mencuri barang berharga milik korban. Setelah di cari-cari ternyata barang berharga milik korban tidak di dalam kamar.

“Pas korban pulang dan masuk ke dalam kamarnya, dan aku bersembunyi dibawah kolong tempat tidur korban. Karena takut korban beteriak aku pun langsung menodongkan pisau ke leher korban agar tidak menjerit,” ucap pelaku Ope.

Sementara, Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu Nur Istiono ketika dikonfirmasi membenarkan jika pihaknya telah menahan pelaku. “Saat ini pelaku sedang kita periksa, Untuk lanjutnya nanti ya bang..” jawab kanit reskrim Polsek Sunggal kepada tim TOP METRO.(TM/05)

 

1.174 kali dibaca

Berita Lainnya

4 thoughts on “Mahasiswi USU Dirampok dan Nyaris Dicabuli Pemuda Asal Nias

  1. Rudianto

    Buat Teman Teman dan Saudara saudaraku…..Janganlah kita saling membawa kesukuan…hidup kita dijaman yang serba moderen ini bila perlu kita siap dengan ada sama di rasa dan susah kita pikul bersama….mungkin aja teman kita yang salah itu perlu doa kita bersama bahwa apa yang dilakukannya itu salah dan untuk kedepannya dia bisa memperbaiki kesaahannya…..

  2. Pemuda asal nias = tempat atau daerah asal dari tersangka
    Pemuda nias. = menyatakan sukunya
    ** mohon maaf jika komentar saya salah.

  3. Freddy

    Mungkin rekan2 ada bbrpa yg Salah menelaah / mentafsirkan.
    Mungkin Yang disebutkan diatas Yang dimaksud Pemuda Asal Nias itu adalah menunjukkan Tempat / Daerah dia berasal.
    Mengingat dari bacaan itu org tersebut menumpang di kos2an temannya baru 2 minggu.
    Jadi saya rasa ditulisan ini bukan menunjukkan RAS dr suatu suku menurut Hemat Saya….
    Sama seperti Hal bila disebut Pemuda Asal Tarutung. Bukan berarti dia Org Batak. Bisa saja dia bersuku yg lain.
    Jadi Untuk Saudara/i Sekalian Ayooo kita Berpikir Positif untuk Tetap Menjaga Persatuan dan Kesatuan…
    NKRI HARGA MATI….
    HORASSSSS….!!!!

  4. Jim's Barat

    Tolol dipelihara…
    Pers/Media,memiliki pengecualian dalam memakai/merangkai kata2 dalam kalimat berita. Sama halnya dengan Seniman/Pencipta Lagu. Semua itu cuma bertujuan/bermuatan komersial. Anda suka/senang,silahkan..,anda ga suka suka/senang,silahkan….
    Bijak dalam menyikapi sesuatu. BE SMART.

Leave a Comment